Thursday, October 22, 2020

|

22 C
Indonesia

|

|

KPK Mulai Terapkan Kebijakan Borgol Tahanan

Berita Terkait

Kasus Suap Proyek PUPR, KPK Panggil Cak Imin

Politikindonesia - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau...

Malta’s Game of Thrones Azure Window could be replaced by something even more incredible

 The main thing that you have to remember on this journey is just be nice to everyone...

Visit these beautiful islands in the South Pacific for your own Shipwrecked experience

 The main thing that you have to remember on this journey is just be nice to everyone...

Politikindonesia – Mulai tahun ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberlakukan prosedur baru terhadap tahanan kasus korupsi. Setiap tahanan KPK akan diborgol saat dibawa menuju rutan.

Kebijakan itu terlihat diterapakn terhadap Cecep Sobandi (Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur), salah satu tahanan KPK. Ia terlihat diborgol saat dibawa untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, di gedung KPK, Jakarta, Rabu (2/1).

Cecep adalah tersangka kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Bupati Cianjur nonaktif Irvan Rivano Muchtar. Hari ini, Cecep diperiksa sebagai saksi untuk Irvan.

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Rabu (12/12) lalu. KPK kemudian menetapkan 4 orang sebagai tersangka dugaan pemerasan.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, pihaknya ingin setiap tahanan diborgol saat dibawa dari dan menuju rutan.

“Ya kita sudah punya perkom (peraturan komisi), perkom itu mirip dengan teman-teman di kepolisian. Begitu menjadi tahanan kemudian diborgol, mudah-mudahan ini nanti bisa diterapkan di tahun 2019,” kata Agus di gedung KPK, Jakarta, Jumat (28/12) lalu.

Agus mengatakan perlu diberi efek berbeda agar seseorang malu berbuat korupsi. Dia juga berharap tahun depan ada perubahan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

“Mudah-mudahan itu menjadi salah satu, di samping kita berharap perubahan terhadap UU kita, bisa saja kan melakukan sapu pasar, itu jadi salah satu ini bisa mengakibatkan agak sungkan agak malu lah kalau melakukan korupsi,” ucap Agus.(kap/rin/nis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

DPD Partai Golkar Lampung Laporkan Kesiapan Pilkada Ke DPP

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Lampung yang dipimpin Ketua Arinal Djunaidi, melakukan rapat konsolidasi melalui...

Profesor China Klaim Sukses Bikin Bayi Rekayasa Genetik

Politikindonesia - He Jiankui, seorang profesor dari universitas di Shenzhen, Cina mengklaim telah berhasil  membuat  bayi manusia pertama di dunia yang berasal dari rekayasa...

Meriahnya Expo dan Jambore Lintas Komunitas II – 2018

Politikindonesia - Kegiatan Expo dan Jambore Lintas Komunitas II – 2018 yang dihelat Polres Tulang Bawang berlangsung sangat meriah. Acara yang menjadi ajang silahturahmi...

Sikap Politik Bang Yusril dan Nasib PBB

Politikindonesia - Sikap Bang Yusril Ihza Mahendra yang seolah menyalahkan Paslon Prabowo-Sandi terkait sikap Partai Bulan Bintang (PBB) yang belum resmi memberikan dukungan menurut...

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 6 Persen

Politikindonesia - Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 6,00 persen. Demikian pula...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -